Thursday, May 20, 2010

Serah saja pada yang atas.

Pada suatu hari Si Amin disuruh oleh emaknya mengambil mangga di kebun.
Sedang Amin memanjat pokok mangga, tiba-tiba dia terlihat ke bawah ada
sepasang remaja sedang 'bercekerama'. Maka berdirilah bulu roma Si Amin.
Dia pun bertahan di atas pohon sambil menahan lututnya yang semakin mulai
gemetar.

Tak lama kemudian didengarnya suara isak tangisan remaja perempuan itu,
sambil tersendat-sendat dia bicara. "Abang macamana kalau saya hamil
nanti? Abang kena bertanggung jawab." "Sudahlah, dik, kita serahkan semua
ini pada Yang Di Atas, " jawab si lelaki..

Si Amin terperanjat lalu dia berteriak, "Wah! wah! kamu berdua yang
sedap-sedap di bawah, senang-senang nak serahkan semuanya pada aku! Aku
kan cuma tengok saja, usik pun tidak!!"

1 comment:

Post a Comment